ABSTRAK
Judul: INFESTASI “SOIL TRANSMITTED HELMINTHS”/NEMATODA USUS YANG DITULARKAN MELALUI TANAH DAN KEJADIAN ANEMIA PADA PETANI BUNGA DAN SAYUR DI DUSUN PENDEM, DESA BANDUNGAN KECAMATAN AMBARAWA TAHUN 1994 (1995 - Skripsi)
Oleh: BINAFEDA H -- G.101900240
Kata Kunci: PENYAKIT CACING

Penyakit keccingan merupakan penyakit infeksi parasit dengan prevalensi tinggi di Indonesia (70-90%). Ada lima spesies yang sering menginfeksi manusia, yaitu: Ascaris lumbricoides, Trichuris trichiura, Necator americanus, Ancylostoma duodenale dan Strongyloides stercoralis. Kelima spesies tersebut, termasuk dalam Soil Transmitted Helminths (Nematoda Usus Yang Ditularkan Melalui Tanah).

Salah satu diantaranya yaitu ccing tambang, mempunyai kontribusi yang besar dalam mengakibatkan anemi. Keadaan anemi ini pada pekerja berpenghasilan rendah cukup berarti. Anemi dapat menyebabkan mereka tidak mampu bekerja keras dan berproduksi optimal.

Penelitian ini bersifat deskriptif dengan tujuan mengetahui kasus infestasi Soil Transmitted Helminths dan keadaan anemi pada petani bunga dan sayur. Adapun lokasi penelitian adalah Dusun Pendem, desa Bandungan,Kecamatan Ambarawa. Penelitian ini dilakukan 2 tahap, yaitu tahap pengisian kuesioner dan pemeriksaan kesehatan responden. Pemeriksaan kadar Hb dilakukan dengan metode Sahli, yang praktis diterapkan di lapangan. Sedangakan pemeriksaan telur cacing dan spesiesnya, dengan menggunakan metode Kato-Katz dan biakan Harada-Mori.

Dari hasil penelitian diketahui bahwa 81% responden menderita infeksi Soil Transmitted Helminths. Spesies cacing yang paling banyak menginfeksi adalah Ascaris Lumbricoides (44%). Sedangkan beban cacing rata-rata adalah 1.484 epg (infeksi ringan). Kasus anemi ditemukan pada 13 orang (31%) dari 42 responden. Untuk tabel silang, nilai OR dari Koreksi Yates adalah 0,96. angka ini menunjukkan tidak adanya hubungan yang bermakna antara infestasi cacing tambang dengan kejadian anemia.

(ARH/ 230903)



>> H.E.L.P. <<
HOME
©opyleft 2003 by solpro dot net